Tuesday, October 3, 2023

DULU BELA MATI-MATIAN BELA ANIES! NENO WARISMAN SEKARANG HIJRAH DUKUNG PRABOWO

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum soal Neno Warisman yang sejak dulu adalah pendukung Anies Baswedan.

Dalam sejumlah kesempatan, ia terlihat begitu membela sosok sang Gubernur DKI Jakarta itu.

Namun, baru-baru ini Neno Warisman justru mendadak membuat netizen di media sosial Twitter terkejut.

Pasalnya, tak ada angin, tak ada hujan, Neno tiba-tiba saja melontarkan kritik peda terkait kepemimpinan Anies Baswedan di DKI Jakarta.

Melalui unggahan video dari akun @bambangmulyono2, Neno mengkritik Anies soal pembuatan relokasi untuk masyarakat Kampung Bayam, Jakarta Utara.

Sebut Neno Warisman Sampah, Politikus PDIP: Kuman Busuk Sebaiknya Dibinasakan

“Mas Anies Baswedan saat ini seharusnya sudah membuat relokasi untuk orang-orang di Kampung Bayam. Sampai hari ini belum juga,” tutur Neno dalam sebuah video yang sudah ditonton sebanyak 4,6 ribu kali pada Jumat, 30 Juli 2021, dikutip terkini.id dari Galamedia.

Kendati demikian, Neno tampaknya tetap mengerti jikalau pekerjaan Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta sangat banyak dan dinilai merepotkan sekali.

“Takutnya banyak banget urusannya kalau jadi seorang pemimpin gitu,” ujarnya.

“Repot banget gitu sehingga banyak juga yang sudah kita omongin entah belum dijalanin (Anies Baswedan).”

Selain itu, Neno juga mengingatkan soal siksa api neraka kepada orang-orang yang kini sedang mengemban amanah sebagai seorang pemimpin.

Menurutnya, apabila rakyat miskin, maka pemimpinnya itu akan tidur berbantalkan api neraka. 

SETELAH NAJWA SHIHAB, DIAN SASTRO JUGA OGAH JADI TIMSES ANIES - CAK IMIN

Manajer artis Dian Sastrowardoyo, Wisnu Darmawan, menegaskan Dian menolak tawaran dari partai politik untuk menjadi bagian dari tim sukses kandidat calon presiden (capres) tertentu yang akan maju di Pilpres 2024.

Nama Dian sebelumnya sempat disebut diusulkan sebagai ketua Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).

"Kami tidak akan menerima tawaran dari partai politik manapun," kata Wisnu kepada CNNIndonesia.com, Jumat (29/9).

Wisnu menegaskan Dian tak memiliki niat untuk masuk ke dunia politik. Dian, lanjutnya, juga selalu menjaga netralitas.

Meski demikian, Wisnu memastikan Dian sebagai warga negara akan menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2024 mendatang.

"Namun, itu bersifat personal dan tidak untuk konsumsi publik," kata Wisnu.

Ketua DPP PKB Ahmad Iman Sukri mengatakan nama Dian Sastrowardoyo sempat muncul dalam rapat internal sebagai salah satu usul ketua tim pemenangan Anies dan Cak Imin.

Menurutnya, sosok Dian cocok merepresentasikan pasangan Anies dan Cak Imin lantaran memiliki sejumlah persamaan latar belakang dengan kandidat bakal capres dan cawapres itu.

"Ada yang usulkan Dian Sastro, sempat ada yang usulkan di rapat itu," kata Iman dalam dalam podcast What The Fact! Politics CNNIndonesia.com.

Anies dan Cak Imin kini telah didukung Koalisi Perubahan yang beranggotakan NasDem, PKS. dan PKB.

Anies dan Cak Imin kini tengah menggodok pembentukan Timnas Pemenangan di Pilpres 2024. Namun, mereka belum mengungkapkan nama-nama yang masuk dalam struktur pemenangannya tersebut.

JOKOWI SOAL ANIES KRITIK PSN 'TITIPAN': TUNJUK PROYEK YANG MANA!

Jokowi merespons pernyataan bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan soal dugaan Proyek Strategis Nasional (PSN) merupakan titipan pihak-pihak tertentu.

Jokowi tak terlalu memusingkan pernyataan tersebut dan meminta Anies untuk menunjukkan PSN yang menurutnya titipan dari pihak tertentu itu.

"Ya ditunjuk saja proyek mana, yang nitip siapa," kata Jokowi singkat di sela-sela acara Istana Berbatik, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (1/10).

Sebelumnya, saat menghadiri agenda Rakornas Partai Masyumi, Anies menyinggung PSN diduga menjadi titipan pihak-pihak tertentu bila penyusunan proyek tersebut tidak dilakukan secara transparan.

Mulanya, Anies menjelaskan PSN secara subtansi merupakan hal wajar dan baik bagi negara bila disusun secara transparan dan melibatkan partisipasi publik. Namun sebaliknya, ia menilai PSN potensial berubah menjadi tidak adil bagi masyarakat jika tak disusun secara transparan.

"Rujukannya Rencana Jangka Panjang, turunannya Rencana Jangka Menengah, dan turunannya kemudian PSN. Merujuk ke sana. Tapi kalau itu tak dilakukan dengan baik, PSN itu kemudian jadi titipan kanan kiri yang masuk tanpa kita ketahui bagaimana proses itu disusun," kata Anies.

Kendati demikian, Anies tak merinci titipan kanan-kiri siapa yang dimaksudkannya tersebut.

Anies mengatakan bila ada titipan dalam proyek itu justru yang dirugikan adalah masyarakat. Karena itu, ia memandang program ini perlu diluruskan supaya sesuai dengan arah konstitusi Indonesia.

"Dan ketika titipan kanan-kiri, konsekuensinya dirasakan oleh masyarakat. Ini kita kembali perlu luruskan, sehingga apa yang menjadi kebijakan-kebijakan itu mencerminkan tujuan awal," kata dia.

"Insyallah ini bagian perbaikan metode yang akan dikerjakan lebih baik, maka manfaat kehidupan bernegara kita bisa dirasakan masyarakat Indonesia," tambahnya.

Pada Mei 2023 lalu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menegaskan PSN bakal lanjut terus, siapa pun presiden terpilih di 2024 nanti.

Ia mengungkapkan ada 156 proyek strategis nasional yang sudah rampung sejauh ini.

"PSN sudah berjalan 8 tahun. Total, sudah selesai sekitar 156 PSN dengan nilai lebih dari Rp1.000 triliun di seluruh Indonesia," kata Airlangga beberapa waktu lalu. 

TERKUAK! KAKEK BUYUT ANIES TERNYATA ANTEK BELANDA MAS

Sindiran terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali dilontarkan oleh Politikus PDIP  Ruhut Sitompul.

Kali ini, Ruhut Sitompul  merasa tertipu usai Anies Baswedan  mengaku orang asli Yogyakarta.

Dia lantas menyebut bahwa Anies Baswedan aslinya merupakan WNI keturunan imigran dari Yaman. Ruhut Sitompul turut mengunggah gambar wajah Anies dengan tulisan yang menyinggung Gubernur DKI Jakarta itu.

Diketahui, pengakuan Anies Baswedan sebagai orang asli Yogyakarta sempat ia sampaikan lewat akun Instagram milik penceramah Gus Miftah  @gusmiftah. Dalam video itu, Anies mengaku bahwa ia orang Jawa dan Yogya tulen, sekaligus termasuk dalam golongan ahlusunnah wal jamaah.

Kiai yang terkenal lewat dakwah di tempat hiburan malam itu menyambangi Kantor Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat, pada Kamis (16/7/2020) lalu. Gus Miftah dan Anies Baswedan ngobrol santai sambil mengenakan masker.

"Saya hari ini bersama Mas Anies. Njenengan iki (Anda ini) Arab apa Jawa sih mas?" tanya Gus Miftah, dikutip pada Kamis (11/8/2022).

"Wong Yogjo  senengane gudeg (orang Yogya hobinya makan gudeg)," jawab Anies dengan logat bahasa Jawa yang kental.

Lantas Ruhut Sitompul merasa tertipu dengan Anies Baswedan yang mengaku asli Yogyakarta. Hal itu ia sampaikan lewat akun Twitter pribadi @ruhutsitompul pada Rabu (10/8/2022).

"Yang benar nie Aku baru ta’u lho, karena yg Aku ta’u ngakunya Djokya Asli ya sudah memang nasibKu  sering dibohongi ngeri ka’le MERDEKA," ujar Ruhut Sitompul.

Di dalam gambar yang diunggah Ruhut Sitompul juga tertulis kata-kata yang memojokkan Gubernur DKI Jakarta yang akan lengser pada Oktober 2022 itu.

“Waspada...!!! Dia WNI keturunan imigran Yaman itu Fakta,” sebagaimana tertulis di gambar unggahan Ruhut Sitompul.

Gambar itu juga menyebut bahwa Anies Baswedan bercita-cita menjadi Presiden RI dan menudingnya akan melakukan berbagai macam cara untuk tujuan itu.

“Cita-citanya ingin jadi Presiden RI, hanya itu, tak perduli apapun caranya, tak perduli Indonesia jadi apa, suka melabrak UU & merusak tatanan yang ada,” tulis pesan dalam gambar tersebut.

Lebih lanjut, dalam gambar yang diunggar Ruhut Sitompul juga menuding bahwa Anies Baswedan ahli dalam menjual politik identitas Suku Agama Ras dan Antargolongan (SARA). Selain itu, Gubernur DKI Jakarta juga dituduh mendapat dukungan dari sejumlah organisasi Islam radikal.

“Keahliannya jualan Agama & Politik Identitas SARA, berpotensi mengembangkan Hukum Syariat Islam, mendapat dukungan ex. HTI/FPI, Islam Radikal, & kelompok pejuang Khilafah…,” tulis gambar unggahan Ruhut Sitompul yang memojokkan Anies Baswedan. 

Monday, October 2, 2023

GUS MIFTAH: ORANG NU TIDAK MUNGKIN BARENG PKS

Pendakwah Gus Miftah dalam sebuah dakwahnya mendapat kritik dari berbagai pihak.  Pasalnya pada dakwah 24 September 2023, Gus Miftah menyebutkan bahwa tak mungkin jika NU bareng dengan PKS.

Diketahui sebelumnya bahwa PKB bergabung ke Koalisi Perubahan yang mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) menuai berbagai respons.  Tak hanya bergabung, ketum PKB yakni Muhaimin Iskandar atau Cak Imin bahkan dijadikan calon wakil presiden (cawapres) untuk Anies.

Koalisi tersebut kini dimotori tiga partai besar, yakni NasDem, PKB, dan PKS. PKB sendiri partai yang sering kali dikaitkan dengan Nahdhatul Ulama (NU), begitu pun Cak Imin yang mengidentifikasikan diri sebagai bagian dari NU.

"Islam harus hadir sebagai solusi, kalau di masyarakat Islam sebagai solusi ya NU. Yang bsia menyenangkan ya NU yang lain atos-atos (keras)," ujar Gus Miftah dalam cuplikan video yang diunggah akun X @narkosun.

"Mulo kulo dewe ora yakin (makanya saya enggak yakin), masa wong (orang) NU bareng PKS. Ora mungkin, ora mungkin ngono loh. Kulo ngomong NU ngomong NU," imbuhnya

Pernyataan Gus Miftah sontak megundang pro dan kontra dari warganet.

"Seorang tokoh agama mengadu domba penganut agama yang sama dengannya hanya karena beda mahzab atau karena beda pandangan politik? Diumumkan dari atas mimbar sambil cengar cengir. Miris," komentar warganet.

"Ulama ulama terdahulu bersusah payah dakwah biar memperbanyak umatnya dengan merangkul sedemikian rupa, sementara banyak orang sekarang mengkotak-kotakkan golongan seakan sudah menjadi kaum terbaik," imbuh warganet lain.

"Ampun sampe begini banget gara-gara politik," tambah lainnya.

"Waduh lho bukannya itu bagus, menunjukkan persatuan dan kesatuan bangsa? Masalahnya apa?" tulis warganet di kolom komentar.

"Peliharalah dendammu sampai kiamat," timpal lainnya. 

ANIES TERNYATA LEBIH PARAH & LEBIH HINA DARI PETUGAS PARTAI

Partai Demokrat meluapkan kekecewaannya terhadap Anies Baswedan, bakal capres yang mereka dukung selama hampir setahun belakangan ini. Kekecewaan itu, setelah tiba-tiba Anies dan Nasdem menyetujui PKB masuk dan langsung mengusung duet Anies dengan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menyindir Anies Baswedan yang awalnya mereka anggap sebagai pemimpin rakyat.

"Kami merasa yang kami dukung ini pemimpin rakyat sebelumnya. Tapi ternyata tidak lebih dari petugas partai juga. Karena apa, hanya untuk kepentingan bahwa saya pasti berlayar ini, padahal sebenarnya sudah bisa berlayar sebelumnya begitu, dengan kesepakatan bertiga (Nasdem, Demokrat dan PKS)," kata Herzaky, dalam program Kabar Petang tvOne, Jumat 1 September 2023.

Herzaky mengatakan, pihaknya menyayangkan sikap yang dilakukan seperti ini. Padahal semua proses telah lama dilalui dan dilakukan bersama-sama dalam Koalisi Perubahan.

"Ini yang sangat kami sayangkan demi kepetingan sendiri, demi keinginannya sendiri agar segera berlayar mengabaikan semua proses," katanya. 

Meski begitu, Herzaky mengatakan bahwa mereka tidak masalah. Sebab akhirnya mereka mengetahui saat ini bagaimana kondisi sebenarnya.

"Akhirnya ada sosok yang kita pikir baik yang ternyata rela meninggalkan teman-teman yang sudah lama berjuang bersama begitu saja," katanya. 

"Kami bersyukur mengetahuinya saat ini tidak mengetauhuinya ketika nanti masa-masa kampanye atau ketika kita benar-benar mengusung," lanjut Herzaky. 

HEBOH CALEG PKS NYAMAR JADI BANSER, MOTIF LICIK TERUNGKAP KADER ANSOR: DITUNGGU ITIKAD BAIK

Heboh seorang calon legislatif atau caleg dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang keciduk nyamar menjadi Banser. Hal ini dinyatakan sendiri oleh kader GP Ansor Afif Fuad Saidi.

Afif dalam cuitannya menyebutkan bahwa seorang caleg PKS mengunggah hoaks dan framing negatif pada banser.

"Yth @PKSejahtera akun salah satu caleg anda di bawah ini, atas nama @Mas_Muchlasin sudah memposting Hoax dan Framing Negatif pada GP Banser," tulis Afif.

"Kader PKS atas nama Dwi Susanto di video tersebut telah membuat kebohongan publik, di acara tersebut, dia memakai atribut Banser sementara dia bukan anggota Banser, lalu di blow up rame-rame oleh PKS seakan Banser dan PKS bersama dalam acara tsb, yang bersangkutan sudah klarifikasi, kami tunggu itikad baik PKS, berhenti menggunakan cara picik seperti ini," imbuhnya.

Afif sendiri juga mengunggah surat pernyataan dari Dwi Susanto yang meminta maaf terkait pemakaian atribut Banser.

Ungkapan Afif sontak mengundang berbagai respons dari warganet.

"Pakai Banser palsu, untuk menipu rakyat?" komentar warganet.

"PKS enggak punya malu," imbuh warganet lain.

"Kader PKS tidak boleh jadi anggota Banser yaa?" tambah lainnya.

"Walaaah, ternyata mainnya busuk," tulis warganet di kolom komentar.

"Waduh ngaku-ngaku, padahal enggak akur," timpal lainnya.

CALEG PENGUSUNG ANIES MUHAIMIN PUTUS ALIRAN AIR WARGA KARENA BEDA PILIHAN DUKUNGAN

Akibat beda dukungan pada pemilihan calon anggota DPR RI, aliran air ke rumah salah seorang warga di putus oleh tim sukses. Kondisi mempriha...