Sunday, September 3, 2023

GANJAR PRANOWO 'PETUGAS PARTAI' VS ANIES BASWEDAN 'PETUGAS RAKYAT'

Suhu politik menjelang pemilihan presiden (Pilpres 2024) semakin hangat saja. Calon presiden (Capres) Ganjar Pranowo yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada mulanya disebut sebagai petugas partai.

Sementara Capres Anies Baswedan yang diusung oleh Koalisi Perubahan pun tak mau kalah. Relawan Amanat Nasional yang diprakarsai oleh kader Partai Amanat Nasional (PAN) Sahrin Hamid menyebut Anies sebagai petugas rakyat.

Istilah petugas partai kembali muncul dari pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang secara resmi mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024. Pengumuman penunjukan ini Megawati sampaikan dalam konferensi pers di Istana Batutulis, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 21 April 2023, seperti dilansir dari Tempo.

"Pada jam 13.45, dengan mengucapkan bismillahirohmanirohim menetapkan saudara Ganjar Pranowo, sekarang adalah Gubernur Jawa Tengah sebagai kader dan petugas partai untuk ditingkatkan penugasannya sebagai calon presiden Republik Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan," ujar Megawati dalam pengumumannya.

Adapun Ganjar sendiri mengaku tak masalah disebut sebagai petugas partai saat menerima dukungan dari PDIP sebagai Capres untuk Pilpres 2024. Baginya, terminologi petugas partai merupakan realitas yang dihadapi semua kader partai jika ingin menempati jabatan publik. Sebab, menurutnya, kader harus mendapatkan restu dari ketua umum partai.

"Sangat nyaman. Kalau kita lihat orang berpartai, hampir semua partai, kalau tak ada tanda tangan dari ketum partai, dia tak akan bisa dapatkan jabatan publik," kata Ganjar dalam wawancara dengan Najwa Shihab yang diunggah di akun YouTube.

"Mari kita baca konstitusi dan kita baca semua dari semua realitas. Kalau saya mau jadi gubernur, yang tanda tangan ketum," tambahnya.

Ganjar lantas menjelaskan penetapan Capres di Indonesia hanya bisa diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik dengan besaran suara yang telah ditentukan undang-undang.

Menurut dia, seorang kader yang menjadi capres harus mendapatkan restu dari ketum partai sesuai konstitusi. Bila tak mendapatkan dukungan partai, ia memastikan seseorang tak bisa menjadi capres.

"Memangnya kader partai, memang calon lain, dia enggak cari partai? Ngelamar sini ngelamar situ. Dia ditugaskan enggak oleh partai? Kalau dia enggak ditugaskan dia bisa dapat itu nggak? Enggak. Dalam sistem partai, tak ada demokrasi tanpa parpol, saya pilih jalan sebagai seorang kader," kata dia.

Sementara istilah petugas rakyat muncul dari Ketua Koordinator Nasional Amanat Indonesia (ANIES) Sahrin Hamid. Seperti dilansir dari laman relawan anies, kader PAN ini menegaskan Amanat Indonesia hanya punya satu keinginan, yakni agar Anies Baswedan dapat menjadi ‘petugas rakyat’

“Insyaallah 2024 Anies presiden, maka rakyat hanya minta satu hal. Apa yang rakyat minta? Rakyat minta jadilah petugas rakyat,” ungkap Sahrin Hamid dalam acara deklarasi Amanat Indonesia di Tennis Indoor Senayan pada Ahad, 7 Mei 2023 kemarin.

Sahrin mengatakan sebagai pemimpin, Anies harus mengutamakan kesetiaan kepada negara. Ia lantas mengutip perkataan dari mantan Presiden Amerika Serikat John F Kennedy.

“John F Kennedy, Presiden Amerika Serikat pernah berkata bahwa my loyalty to my party end when my loyalty to my country begin. Kesetiaan saya kepada partai berhenti, ketika kesetiaan saya kepada negara dimulai,” ucap Sahrin.

Untuk itu, Sahrin mengaku pihaknya siap total untuk memenangkan Anies sebagai presiden di 2024.

“Kita harus bekerja keras. Tugas kita adalah dua. Pertama adalah bergerak. Yang kedua merangkul, merangkul semua golongan, merangkul semua kalangan untuk memenangkan Anies Baswedan,” kata Sahrin. 

POLITISI NASDEM INI SEBUT ANIES MENANG PILKADA DKI KARENA POLITIK IDENTITAS

Beredar potongan video di media sosial TikTok, Irma Suryani Chaniago yang membicarakan sosok Anies Baswedan.

Politisi dari Partai NasDem itu mengatakan bahwa, Gubernur DKI Jakarta itu terpaksa menonjolkan politik identitas untuk menang dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 silam.

Sontak ungahan video dari akun TikTok totalpolitikid ini mengundang respon dan sorotan warganet.

Apalagi dalam suhu politik jelang Pemilu serentak 2024 mendatang, nama Anies Baswedan disebut menjadi salah satu tokoh politik yang digadang-gadang bakal maju menjadi calon Presiden.

"Tapi karena kebutuhan kemarin. Kebutuhan dia juga perlu menang, yang diambil itu, diambil politik identitas yang mendukung dia sebegitu kuat di Pilkada DKI itu, terpaksa harus diambil," katan Irma Suryani Chaniago, dikutip Minggu 17 April 2022.

Irma mengatakan bahwa dirinya tidak menyangka jika Anies akan melakukan hal tersebut. Menurutnya, Anies adalah sosok nasionalis yang juga menjadi deklarator Ormas NasDem.

"Padahal saya kenal Anies loh. Saya kenal Anies, karena dia adalah deklarator Ormas NasDem. Anies bukan orang yang seperti itu. Dia seorang nasionalis sebenarnya." Kata Irma.

Mengejutkan lagi, Irma mengungkapkan bahwa, Anies yang selama ini diidentikan dekat dengan kelompok 212 hanya dicomot.

"Seperti yang saya sampaikan tadi, Anies misalnya. Memang kemarin, seperti Bang Hasan bilang, Anies ini kan cuman dicomot, dicomot oleh 212 kemudian diposisikan seolah-olah dia bagian dari 212," beber Irma.

Ungahan video TikTok itu pun dibanjiri komentar beragam dari warganet, baik yang pro maupun kontra. 

DI AKHIR AGUSTUS AGUS DIAKHIRI, LOYALIS GANJAR: PERIH BANGET YA

Prahara di penghujung bulan Agustus 2023 yang dialami Partai Demokrat menjadi cobaan kedua kalinya bagi Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Usai lolos dengan memenangkan gugatan Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko yang ingin mengambilalih Demokrat, kini partai berlambang mercy tersebut kembali dihadapkan prahara pengkhianatan.

Di tengah finalisasi partai koalisi mengumumkan Cawapres, justru terjadi perubahan fundamental yang mengejutkan, yakni adanya kesepakatan yang dinilai diputus secara sepihak terkait kerja sama NasDem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mengusung pasangan Anies-Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Chusnul Chotimah prihatin dengan prahara tersebut. AHY hanya bisa gigit jari. Impiannya menjadi Cawapres sirna seketika.

Padahal Anies memutuskan untuk memilih AHY sebagai cawapresnya pada 14 Juni 2023 lalu. Nama AHY pun telah disampaikan kepada para ketum dan majelis tertinggi partai koalisi.

"Perih banget ya. Padahal @AgusYudhoyono sdh mengerakkan segalanya, bkn hanya dirinya, tapi juga bapaknya, partainya, kadernya untuk jadi pendukung dan pembela Anies selama ini. Tapi Anies membalas dgn pengkhianatan," celoteh Chusnul di Twitter.

Diketahui, para pimpinan partai politik tidak ada penolakan akan keputusan Anies memilih AHY sebagai Cawapres. Anies pun menyampaikan beberapa alasan mengapa memilih AHY sebagai cawapres.

Alasan tersebut adalah karena AHY memenuhi seluruh syarat dan kriteria yang ditentukan dalam Piagam KPP; AHY juga dinilai Anies memiliki keberanian dan bersedia menempuh risiko untuk menjadi pendampingnya, meski ketika itu Demokrat terancam diambil alih Moeldoko melalui peninjauan kembali (PK) di Mahkamah Agung. 

TOK! PARTAI DEMOKRAT RESMI CABUT DUKUNGAN UNTUK ANIES

Partai Demokrat mencabut dukungannya atas Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (capres) dalam Pilpres 2024. Keputusan ini merupakan hasil rapat Majelis Tinggi Partai Demokrat yang berlangsung Sabtu (1/9/2023) malam.

Keputusan ini juga merupakan puncak perseteruan partai tersebut dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). Adapun, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah terdepak dari persaingan bursa cawapres setelah secara mengejutkan Anies Baswedan diduetkan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imim.

"Partai Demokrat mencabut dukungan kepada Saudara Anies Baswedan sebagai capres dalam Pilpres 2024," kata Sekretaris Majelis Tinggi Demokrat Andi Mallarangeng di Cikeas, Bogor.

Sebelumnya, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) marah besar dan kecewa terhadap Anies Baswedan. SBY merasa dikhianati Anies.

"Meskipun kita dibeginikan oleh Capres Anies dan mitra koalisi kita tetapi sesungguhnya kita harus bersyukur. Bersyukur kepada Allah SWT bersyukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa, kenapa? ini alasan saya pertama ya memang karena kita ditelikung dan ditinggalkan seperti ini sekarang, bayangkan kalau ditelikung kita ini ditinggalkan kita ini 1 2 hari sebelum batas pendaftaran ke KPU bayangkan seperti apa? Kita masih ditolong oleh Allah, kita diselamatkan oleh sejarah. Ini syukur yang pertama," ungkap SBY.

Syukur yang kedua menurut SBY adalah setelah dia renungkan baik-baik, Partai Demokrat diselamatkan oleh Tuhan. Maksudnya adalah Partai Demokrat tidak diizinkan oleh Allah untuk mendukung seseorang dan untuk bermitra dengan orang yang lain yang tidak jujur dan amanah. 

Saturday, September 2, 2023

PKS BATAL HADIR DEKLARASI ANIES-CAK IMIN DI SURABAYA

Deklarasi Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai bakal capres dan bakal cawapres 2024 digelar di Surabaya, Jawa Timur, hari ini. PKS yang sebelumnya disebut akan ikut deklarasi kini dikabarkan batal hadir.

Juru Bicara PKS Ahmad Mabruri mengatakan partainya akan menggelar konferensi pers sore nanti. Presiden PKS Ahmad Syaikhu disebutnya akan memimpin langsung konferensi pers yang digelar untuk menyampaikan arah dukungan PKS.

"Rencana jam 15.30 di DPP PKS," kata Mabruri kepada wartawan pada pukul 11.21 WIB, Sabtu (2/9/2023).

Mabruri mengungkapkan para petinggi PKS juga akan hadir dalam konferensi pers itu. Apakah konferensi pers nanti juga membahas ihwal koalisi?

"Nanti akan disampaikan sama Presiden," ujarnya.

Saat ditanya apakah hal itu menunjukkan bahwa Presiden PKS batal menghadiri deklarasi Anies dan Cak Imin di Surabaya, Mubrari hanya menjawab dengan emotikon senyum.

Sementara, pada pukul 09.33 WIB tadi, Ketua DPP PKS Al Muzammil Yusuf mengatakan bahwa Syaikhu dan para petinggi PKS akan hadir di Surabaya. Mereka akan ikut mendeklarasikan Anies-Cak Imin bersama NasDem dan PKB.

"Hari ini Presiden PKS bersama Sekjen dan Bendum akan hadir di Surabaya bersama NasDem & PKB," kata Muzammil kepada wartawan.

Muzammil mengungkapkan Presiden PKS Ahmad Syaikhu juga akan memberikan sambutannya dalam deklarasi Anies-Cak Imin tersebut.

"Simak saja isi sambutan Pres PKS nanti di acara tersebut," ujarnya.

Seperti diketahui, Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar memastikan deklarasi pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin Sabtu (2/9) siang di Surabaya. Halim mengatakan deklarasi digelar di Hotel Majapahit Surabaya.

"Jadi, jadi," kata Halim di Kantor DPW PKB Jatim, dikutip detikJatim, Jumat (1/9/2023). 

SBY MERASA SIASAT MUNCULKAN DUET ANIES-CAK IMIN KASAR: IT'S REALLY UGLY!

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak menyangka soal munculnya duet bacapres NasDem Anies Baswedan dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar. Bagi SBY, siasat yang digunakan sungguh tidak menyenangkan.

SBY awalnya mengakui bahwa politik memang penuh siasat dan strategi. Namun ia tak menyangka jika strateginya sejauh itu.

"Saya mengerti, kita semua mengerti. Politik itu memang penuh strategi, penuh siasat, penuh taktik, caranya banyak. Tapi saya tidak menyangka kalau tindakan itu sejauh ini," kata SBY di Cikeas, Jawa Barat, Jumat (1/9/2023).

SBY menilai siasat itu telah melampaui batas kepatutan moral dan kasar. Bahkan ia menggambarkan perasaannya dalam ungkapan bahasa Inggris 'it's really ugly'. Artinya adalah sungguh tidak menyenangkan.

"Menurut saya, ini melebihi batas kepatutan moral dan etika dalam politik. Ya kasar. Ya kalau bisa menggunakan istilah bahasa Inggris, it's really ugly," ungkap SBY.

SBY pun berharap pihaknya tidak melakukan siasat politik serupa. "Mudah-mudahan kita tidak melakukan politik seperti itu," katanya.

SBY juga meminta kader memaknainya sebagai ujian dan cobaan. Dia kemudian mengutip ayat dalam surat Al-Insyirah tentang selalu ada kemudahan setelah kesulitan.

"Ini harus kita maknai sebagai ujian dan cobaan, yang harus kita hadapi dan kemudian kita atas. Ingat, sesudah kesulitan, di balik kesulitan, ada kemudahan, fa inna ma'al usri yusro, betul, fa inna ma'al usri yusro," tuturnya. 

SBY USAI DEMOKRAT DIKHIANATI NASDEM DAN ANIES: INI BUKAN KIAMAT

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta agar seluruh kader partainya berlapang dada usai NasDem dan Anies Baswedan mengkhianati partainya usai meminang Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai cawapres.

SBY mengingatkan kejadian ini merupakan cobaan yang akan menguatkan. Ia pun mengutip Surat Al Insyirah ayat ke-6 'Innama'al Usri Yusro' yang bermakna 'Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan'.

"Saya sangat mengerti perasaan emosi para kader. Saya minta, mari kita tenangkan hati kita, pikiran kita, ini bukan kiamat, ini bukan akhir dari perjuangan kita, bukan. Ini harus kita maknai sebagai ujian dan cobaan," kata SBY dalam rapat Majelis Tinggi Demokrat di Cikeas, Bogor, Jumat (1/9) sore.

SBY mengatakan sejauh ini Demokrat sudah mengalami dan ditempa berbagai cobaan, namun menurutnya Demokrat selalu bisa mengatasi masalah tersebut dan bangkit bersama.

Presiden ke-6 RI itu pun berharap agar ke depannya Demokrat tidak lagi salah pilih dan menemukan partner yang baik dan berkelanjutan di masa depan

"Saya yakin ini rencana Tuhan, dan rencana Tuhan selalu lebih indah dari rencana manusia. Insya Allah kita akan mendapat yang lebih baik di masa depan," ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya menyatakan partainya merasa dikhianati usai Anies secara mendadak meminang Cak Imin untuk menjadi cawapres pada kontestasi politik 2024.

Riefky mengatakan Demokrat menerima informasi tersebut pada Rabu (30/8) melalui Sudirman Said. Informasi itu menyebutkan Anies menyepakati kerja sama koalisi antara Partai NasDem dan PKB untuk mengusung pasangan Anies-Cak Imin.

Padahal, menurut Riefky, Anies menghubungi Demokrat pada 12 Juni lalu dan mengatakan kepada Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bahwa Anies sudah beberapa kali ditelpon oleh ibu dan guru spiritualnya untuk segera berpasangan dengan AHY dalam Pilpres 2024.

Riefky menyebut telah menyampaikan nama AHY kepada para Ketua Umum Parpol dan majelis tertinggi masing-masing partai; dalam hal ini langsung kepada Surya Paloh, Salim Segaf Al Jufri dan Ahmad Syaikhu, serta kepada AHY dan Susilo Bambang Yudhoyono, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat. 

CALEG PENGUSUNG ANIES MUHAIMIN PUTUS ALIRAN AIR WARGA KARENA BEDA PILIHAN DUKUNGAN

Akibat beda dukungan pada pemilihan calon anggota DPR RI, aliran air ke rumah salah seorang warga di putus oleh tim sukses. Kondisi mempriha...