Thursday, September 28, 2023

MOMEN KUDA DELMAN ANIES SEMPAT MENGAMUK, TAK MAU JALAN KE MARKAS PKS

Ada kejadian menarik saat eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hendak diantar ke kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan jelang deklarasi sebagai Capres 2024. Kuda yang Anies tumpangi sempat mengamuk dan tidak mau jalan ke kantor PKS.

Hal tersebut terjadi di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan. PKS menyiapkan rombongan delman untuk mengantar Anies. Sebelum menaiki delman, Anies mengatakan perjalanannya ke PKS pasti akan menyenangkan.

"Seru nih naik delman," ujar Anies kepada awak media.

Anies menaiki delman dengan didampingi oleh Ketua DPW PKS Jakarta. Dia menyebut dirinya akan segera dideklarasikan sebagai capres.

"Naik delman sama Ketua DPW PKS Jakarta. Insyaallah. Nih mau jalan ke sana. Yuk sama-sama," ucapnya.

Anies awalnya duduk di bagian belakang delman. Namun, tidak lama kemudian, Anies pindah duduk persis di samping Pak Kusir delman. Ketika delman Anies siap untuk berangkat ke kantor PKS, kuda yang membawanya sempat menolak berjalan. Bahkan, kuda itu sempat mengamuk dengan menyeruduk ke orang-orang yang ada di sisi kiri delman.

Momen menegangkan itu kembali berlanjut ketika kuda berjalan mundur. Akibatnya, delman yang Anies tumpangi turut ikut mundur. Wajah Anies tampak terlihat tegang ketika kuda itu sempat mengamuk. Sontak, para kusir yang ada di lokasi mencoba menenangkan kuda Anies itu. Sejumlah petugas tampak meminta awak media dan kader PKS untuk menjauh dan memberikan ruang bagi kuda tersebut.

"Mundur, mundur. Ini kudanya stres," teriak salah satu petugas.

Setelah beberapa saat, barulah kuda yang Anies tumpangi mau berjalan. Delman Anies pun berangkat menuju kantor DPP PKS.

Sebelumnya, Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan PKS akan mendeklarasikan eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai Capres 2024, Kamis (23/2/2023). Anies akan dideklarasikan di markas PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

"Besok deklarasinya di kantor DPP PKS," ujar HNW saat dimintai konfirmasi, Rabu (22/2/2023).

HNW menjelaskan, PKS akan memberikan dukungan resmi bagi Anies setelah keputusan dari Majelis Syura PKS. Adapun Majelis Syura PKS akan melaksanakan Musyawarah Majelis Syura VIII terlebih dulu besok.

"Dukungan resmi PKS ke Pak Anies setelah diputuskan oleh Majelis Syura PKS," ucapnya.

DEMI PENCITRAAN, ANIES NAIK MOTOR URUS SKCK

Kamera action. Demi pencitraan Capres Anies naik motor urus SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian), tanpa hiruk pikuk pendukung.

Anies dipaksa naik motor urus SKCK, demi pencitraan. Padahal pendukungnya seabrek abrek, mustahil jika Anies sepi kerumunan. Tapi faktanya? Ini demi pencitraan.

Di Gedung Baintelkam Polri, Cilandak, Jakarta Selatan. Mendadak sepi mirip kuburan China. Ini demi angle ciamik ketika kamera standby siap jepret (25/9).

Sementara Anies naik motor dibonceng asisten tanpa atribut Parpol, butuh 5 menit tiba dari kediaman.

Kelakuan Anies rekayasa persepsi momen urus SKCK, buat gaduh akal sehat. "Mau buat surat kelakuan baik, tapi kelakuannya ga baik".

Bagi masyarakat umum. Pencitraan Anies terbilang keterlaluan.

Kemarin disuguhkan naik jet pesawat pribadi, sekarang naik motor sewaan. Amazing, ini demi pencitraan, orang sederhana dan merakyat. Pret.

Foto pencitraan Anies diabadikan Detik melalui Mat Kodak Adrial (25/9).

Adrial mampu menangkap situasi lengang Gedung Baintelkam Polri, Cilandak Pukul 11.40 WIB, yang biasanya ramai terlebih awal pekan.

Anies gunakan helm putih (bukan rambut putih) lalu kenakan kemeja kotak putih dan celana jins. Di ketiaknya terselip dokumen menuntaskan SKCK. 

Wednesday, September 27, 2023

ANIES MINTA RELAWAN PAMER KARYANYA UNTUK GALANG DUKUNGAN RAKYAT

Anies Baswedan meminta para relawan yang akan mendukungnya untuk Pilpres 2024 guna menggunakan rekam jejaknya saat menggalang dukungan masyarakat.

Pria yang baru mendapat dukungan resmi dari Partai NasDem sebagai calon presiden itu percaya para relawannya pun punya rekam jejak baik selama ini.

"Saya tidak harus menjelaskan apa yang harus dikerjakan karena kalau saya menjelaskan, namanya menggarami air laut," ucap Anies di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Minggu (23/10).

Pada kesempatan tersebut, kelompok relawan yang menamakan diri Go-Anies mendeklarasikan dukungan terhadap eks Gubernur DKI Jakarta itu untuk maju capres pada 2024 mendatang.

Di hadapan pendukungnya tersebut, Anies mengatakan di balik karya-karyanya saat memimpin Jakarta periode pemerintahan 2017-2022, ada narasi  dan gagasan. Menurutnya ada ikhtiar untuk membangun Jakarta di setiap karya tersebut. Ia mengaku tak menyangka karya-karya tersebut telah mengubah sejumlah aspek kehidupan warga Jakarta.

Pada kesempatan itu, Anies juga memaparkan sejumlah pencapaian saat memimpin DKI Jakarta. Ia berkata pencapaian tersebut menjadi rekam jejak penting untuk masa mendatang.

"Tanpa ada rekam jejak, visi dan misi itu imajinasi. Rekam jejak itu apa? Apa yang sudah dikerjakan, apa yang sudah dikaryakan. Di situlah pegangan kita," ujarnya.

Di satu sisi, Anies mengklaim tak pernah beriklan di media massa maupun media sosial. Ia pun mengaku tak punya sekretariat pemenangan untuk Pilpres 2024.

Namun, ada satu pegangan yang diklaim membuat namanya dikenal sejauh ini yakni karya yang terlihat selama menjadi pemimpin selama ini.

"Kami tidak pernah beriklan koran, kami tidak pernah iklan online, kami tidak pernah pasang iklan televisi, tidak pernah. Yang kami kerjakan hanya satu, adalah karya, karya, dan karya," kata dia yang sejauh ini belum terdaftar sebagai kader partai politik itu.

Kelompok relawan yang mendeklarasikan dukungan bagi eks Gubernur DKI itu, Go-Anies, menyatakan siap memperjuangkan jagoan mereka pada Pilpres 2024.

"Kami berkomitmen ikut bersama Mas Anies merebut kursi presiden. Kami Go-Anies siap jadi garda terdepan melakukan itu," Koordinator Nasional Go-Anies Sirajuddin Abdul Wahab di lokasi yang sama.

Sirajuddin mengaku mendorong Anies menjadi presiden karena pencapaian di Jakarta. Beberapa hal yang mereka banggakan adalah program Anies mengintegrasikan transportasi dan penataan kota.

"Kerja di Jakarta lima tahun tidak jadi mitos atau hoaks, tapi karya nyata yang dijalankan," katanya. 

VIRAL FOTO ANIES PELUK ERAT PEREMPUAN BERHIJAB MERAH, STEFAN PERTANYAKAN HUKUM ISLAM SOAL BERPELUKAN

Potret Anies Baswedan tengah memeluk seorang perempuan berhijab merah viral di media sosial.

Potret itu satu di antaranya diunggah seorang pendukung Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), Stefan Antonio.

Lewat status twitternya @StefanAntonio__, pada Minggu (19/2/2023), Stefan Antonio mengunggah sebuah kolase.

Dalam kolase tersebut terlihat ada lima potret Anies tengah memeluk perempuan yang bukan merupakan istrinya.

Pada potret pertama, terlihat Anies yang mengenakan batik tengah memeluk erat seorang perempuan berhijab merah yang diketahui bukan istrinya.

Tidak diketahui waktu dan tempat momen itu terekam kamera.

Begitu juga dengan potret yang merekam Anies ketika memeluk empat orang perempuan berbeda.

Terkait hal tersebut, Stefan Antonio dalam postingannya mempertanyakan soal Anies yang memeluk perempuan yang bukan istrinya.

"Di ruang Publik saja berani seperti ini ... Ga kebayang yang dilakukan di ruang Private," tulis Stefan Antonio.

"Dan lucunya .. Semua pendukung Anies yang Paling sok Beragama itu .. Mendadak HILANG dan BUNGKAM melihat prilaku Junjungannya ini Kemunafikan itu Nyata Kisanak," jelasnya.

Postingan tersebut pun menuai polemik.

Banyak dari masyarakat menyampaikan alasan Anies memeluk karena menenangkan para pendukungnya.

Selain itu, pelukan diartikan sebagai bentuk perhatian kepada para pendukungnya.

Namun, Stefan Antonio kembali mempertanyakan hukum dalam agama Islam soal larangan pria muslim menyentuh perempuan yang bukan mahramnya.

"Menilai hal yg seperti ini tergantung pemikiran nya. Kalau yg melihat itu otak nya cabul pendapat nya pasti cabul. Tapi kalau yg melihat itu biasa saya seperti silaturahmi pasti pendapat nya tidak cabul. Nah anda itu termasuk yang mana," tulis @ferrypalex.

"Jadi menurutmu ini HALAL ??!!! Memeluk wanita wanita yang bukan Mukhrim skarang HALAL ya menurut Agamamu ??!!! Hebat skali cara Anda beragama .. Perbuatan yang jelas jelas HARAM saja Anda bela ketika Anies yang lakukan. Anda bela Agama apa bela Anies ?!!!!," balas Stefan Antonio.

"Di Indonesia banyak manusia ingin dipeluk tapi mereka tidak mau mengatakannya. Pelukan adalah tindakan yang pengasih," balas Ernita lewat akun @OnlineBamers.

Larangan Menyentuh Perempuan yang Bukan Mahram

Dikutip dari muslim.or.id, mahram bagi perempuan adalah semua laki-laki yang diharamkan dalam Islam untuk menikahinya selamanya, karena hubungan nasab, misalnya ayah dan saudara laki-lakinya.

Sebab yang mubah (boleh) tentang keharamannya (pernikahan), misalnya suami, bapak mertua dan putra dari suami, atau karena hubungan persusuan, misalnya ayah dan saudara laki-laki sepersusuan

Adapun perempuan yang termasuk mahram bagi laki-laki, di antaranya ibunya, neneknya, saudara perempuannya, anak dan cucu perempuannya, ibu mertuanya, anak perempuan dari istri yang telah digaulinya, dan lain-lain.

Islam melarang dan mengharamkan bagi laki-laki untuk menyentuh yang bukan mahram, termasuk berjabat tangan untuk berkenalan, bermaaf-maafan, berterima kasih atau alasan-alasan lainnya, karena ini akan mengantarkan kepada dampak negatif dan keburukan besar, seperti yang kami uraikan di atas.

Banyak hadits yang shahih dari Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam yang menjelaskan larangan dan keharaman menyentuh yang bukan mahram, di antaranya:

Dari Aisyah radhiallahu’anha (istri Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam), beliau menceritakan tentang baiat kaum wanita (mukminah) kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam,

Beliau berkata: Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam sama sekali tidak pernah menyentuh seorang wanitapun dengan tangan beliau, tapi beliau mengambil baiat wanita (dengan ucapan saja dan tanpa berjabat tangan).

Setelah membaiat wanita, beliau Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda kepadanya: “Pergilah, sungguh aku telah membaiatmu”. HSR Muslim (3/1489, no. 1866).

Imam abu Zakaria an-Nawawi (Imam besar dari madzhab asy-Syafi’i) menyebutkan beberapa faidah dari hadits ini, di antaranya:

Membaiat wanita (hanya) dengan ucapan tanpa berjabat tangan, adapun laki-laki maka dengan berjabat tangan dan ucapan.

Selain itu, Tidak boleh menyentuh kulit wanita yang bukan mahram tanpa (ada alasan) darurat, seperti berobat dan lain-lain. Syarah shahih Muslim (13/10).

INI SILSILAH KELUARGA ANIES BASWEDAN, TERNYATA DARI KELUARGA KAYA RAYA

Ini silsilah keluarga Anies Baswedan, ternyata bujan dari keluarga kaya raya: ini warisannya. Silsilah keluarga Baswedan yang menarik untuk diulas dan akan dibahas dalam artikel ini.

Berbicara keluarga Baswedan, rasanya akan lebih afdal jika dimulai dari sosok Anies Baswedan. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memang sedang santer-santernya menjadi sorotan setelah menerima pinangan partai NasDem untuk dijadikan Capres pada pemilu 2024 yang akan datang.

Anies Rasyid Baswedan, Ph. D, sebelum menjadi Gubernur, dikenal sebagai akademisi dan intelektual Indonesia. Ia tercatat sebagai aktivis yang menginisiasi gerakan Indonesia Mengajar.

Pria kelahiran  lahir di Kuningan, Jawa Barat, 7 Mei 1969 ini merupakan rektor termuda di Indonesia ketika diangkat menjadi Rektor Universitas Paramadina pada tahun 2007 di usia 38 tahun. Terlepas dari itu, masih banyak orang yang tahu kalau Anies Baswedan memiliki garis keturunan yang tidak sembarangan.

Berikut ini adalah ulasan mengenai silsilah keluarga Baswedan yang dilansir iNews.id, Selasa (11/10/2022).

Berbicara soal silsilah, orang nomor satu di Jakarta itu lahir dan dibesarkan di keluarga terpelajar. Ia memiliki garis darah dari tokoh Islam dan perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Kedua orang tua Anies Baswedan adalah tenaga pengajar alias dosen. Ayahnya adalah Drs. Rasyid Baswedan, S.U. yang merupakan Dosen Fakultas Ekonomi di Universitas Islam Indonesia.

Sedangkan ibunda dari Anies Baswedan adalah Prof. Dr. Aliyah Rasyid, M.Pd, yang merupakan Guru besar dan Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Negeri Yogyakarta). Anies mempunyai dua saudara kandung yang menjadi adik-adiknya, yakni Ridwan Baswedan dan Abdillah Baswedan.

Karena orangtuanya adalah pendidik di Yogyakarta, mereka dibesarkan pula di salah satu Kota yang menjadi pusat kebudayaan Jawa tersebut. Anies masih sepupu dengan mantan Penyidik KPK, Novel Baswedan. Keduanya mempunyai kakek yang sama yakni Abdul Rahman atau Abdurrahman (AR) Baswedan.

Kakek dari Anies, A.R Baswedan adalah seorang jurnalis, tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia, diplomat dan serta sastrawan Indonesia. A.R Baswedan pernah menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha dan Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), hingga Wakil Menteri Muda Penerangan RI kedua pada Kabinet Sjahrir. 

A.R Baswedan disebut sebagai salah satu diplomat pertama Indonesia yang berhasil mendapatkan pengakuan de jure dan de facto pertama bagi eksistensi Republik Indonesia dari Mesir. Oleh karena itu, kakek Anies Baswedan kini dikenal sebagai salah satu tokoh pejuang kemerdekaan dan pahlawan nasional. 

MAMALUKAN! ANIES LAGU ‘MAJU TAK GENTAR’ AJA TAK HAFAL, GIMANA MAU JADI PRESIDEN

Anies Baswedan, bakal calon presiden yang diusung NasDem, bikin heboh. Pasalnya Anies tidak hafal lagu Nasional yang berjudul ‘Maju Tak Gentar’.

Anies ketahuan tak hafal lagu tersebut saat bernyanyi di hadapan relawan dan para kader NasDem di Makassar, Minggu 11 Desember 2022. Video Anies tak hafal lagu ‘Maju Tak Gentar’ pun viral di media sosial.

Lirik ‘Maju Tak Gentar’ merupakah salah satu lagu wajib Nasional yang biasa dilafalkan sedari kecil. Anak kecil tingkat sekolah dasar pun pasti hafal dengan lagu ciptaan Cornel Simanjuntak itu.

Lirik lagu maju tak gentar memiliki makna sangat mendalam karena menceritakan semangat patriotik dalam membela tanah air. Sungguh keterlaluan dan memalukan jika selevel Anies, eks Menteri Pendidikan tak hafal lagu itu. 

Wajar jika banyak pihak kemudian memberikan kritikan terhadap Anies karena tak hafal lagu itu. Apalagi Anies bakal jadi Capres di Pemilu 2024 nanti. Jika lagu Nasional saja Anies tak hafal, bagaimana mau jadi Presiden untuk seluruh rakyat Indonesia?

Anies Baswedan, bakal calon presiden yang diusung NasDem, bikin heboh. Pasalnya Anies tidak hafal lagu Nasional yang berjudul ‘Maju Tak Gentar’.

Anies ketahuan tak hafal lagu tersebut saat bernyanyi di hadapan relawan dan para kader NasDem di Makassar, Minggu 11 Desember 2022. Video Anies tak hafal lagu ‘Maju Tak Gentar’ pun viral di media sosial.

Lirik ‘Maju Tak Gentar’ merupakah salah satu lagu wajib Nasional yang biasa dilafalkan sedari kecil. Anak kecil tingkat sekolah dasar pun pasti hafal dengan lagu ciptaan Cornel Simanjuntak itu.

Lirik lagu maju tak gentar memiliki makna sangat mendalam karena menceritakan semangat patriotik dalam membela tanah air. Sungguh keterlaluan dan memalukan jika selevel Anies, eks Menteri Pendidikan tak hafal lagu itu. 

Wajar jika banyak pihak kemudian memberikan kritikan terhadap Anies karena tak hafal lagu itu. Apalagi Anies bakal jadi Capres di Pemilu 2024 nanti. Jika lagu Nasional saja Anies tak hafal, bagaimana mau jadi Presiden untuk seluruh rakyat Indonesia? 

BAGI RUHUT, SULIT TEPIS CAP BAPAK POLITIK IDENTITAS DI ANIES, JUALANNYA SAJA SARA DAN FITNAH

Kader PDI Perjuangan Ruhut Sitompul menyatakan Anies Baswedan tidak akan bisa lepas dari cap Bapak Politik Identitas. Dia bahkan menyebutkan Anies Baswedan menang di Pilkada DKI Jakarta 2017 karena isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

"Enggak bisa (lepas dari cap Bapak Politik Identitas). Dia menang karena SARA, ujaran kebencian, fitnah, bahkan teror. Kurang apa itu," Ruhut kepada JPNN.com, Sabtu (12/11).

Menurut Ruhut, pendukung Anies bahkan jauh dari nilai-nilai Pancasila.

"Ada pendukungnya (Anies) bilang, kalau kami punya calon kalah, Jakarta terbakar," kata dia.

Selain itu, mantan kader Demokrat itu juga menyebutkan saat ini yang mendeklarasikan diri sebagai pendukung Anies Baswedan terdiri dari kelompok yang jualan agama.

"Lihat yang deklarasi dukung Anies, mantan teroris, mantan Hizbut Tahrir, FPI, PA 212, yang kerjanya dan modalnya jualan agama," lanjutnya.

Eks anggota DPR itu juga menyebutkan Indonesia ialah negara dengan ideologi Pancasila dan tidak mengenal dominasi mayoritas serta tirani minoritas.

Seperti diketahui, Anies Baswedan saat ini menjadi bakal calon presiden yang diusung oleh Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Sedianya, NasDem akan mendeklarasikan Koalisi Perubahan yang akan diisi dengan Demokrat dan PKS pada 10 November. Namun, hal itu urung dilakukan. Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya memastikan Koalisi Perubahan batal dideklarasikan. Willy menyebut deklarasi itu kemungkinan dilakukan akhir tahun.

"Bisa dipastikan 10 November tidak jadi deklarasi bersama," kata Willy di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/11).

Willy mengatakan rencana deklarasi itu batal lantaran PKS masih harus menggelar rapat majelis syura pada Desember nanti. Selain itu, Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga baru pulang ke tanah air pada 10 November.

"Karena memang, satu, PKS akan rapat majelis syura itu akhir Desember artinya. Kedua, Mas AHY dan kawan-kawan baru pulang sekitar tanggal 10 November itu," pungkasnya. 

CALEG PENGUSUNG ANIES MUHAIMIN PUTUS ALIRAN AIR WARGA KARENA BEDA PILIHAN DUKUNGAN

Akibat beda dukungan pada pemilihan calon anggota DPR RI, aliran air ke rumah salah seorang warga di putus oleh tim sukses. Kondisi mempriha...