Monday, January 29, 2024

THOMAS LEMBONG, ORANG DEKAT ANIES DICOPOT DARI KOMUT ANCOL

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merombak jajaran komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA), yang merupakan salah satu badan usaha milik daerah (BUMD) DKI. Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Penjabat Gubernur Heru Budi Hartono mencopot Komisaris Utara PT PJAA Thomas Trikasih Lembong. Posisinya diserahkan kepada eks Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A Djalil.

Lembong merupakan mantan Menteri Perdagangan (Mendag) periode 2015-2016 dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) periode 2016-2019. Dia selama ini memiliki kedekatan dengan Anies. Hal itu ditandai dengan setiap Anies melakukan kunjungan kerja keluar negeri, khususnya untuk menarik investor menanamkan modal di Jakarta, Lembong selalu ikut.

Pelaksana Tugas (Plt) Badan Pembinaan BUMD DKI Jakarta, Fitria Rahadiani mengatakan, penggantian jabatan komut Ancol berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).

"Para pemegang saham perseroan telah setuju dan sepakat mengesahkan keputusan RUPSLB dengan isi keputusan menyetujui untuk memberhentikan dengan hormat Komisaris Utama PT pembangunan Jaya Ancol, Tbk. Bapak Thomas Kasih Lembong dan mengangkat Bapak Sofyan A Djalil sebagai Komisaris Utama (Komisaris Independen)," kata  Fitria di Jakarta.

Menurut Fitria, langkah itu juga sesuai dengan Pasal 78 ayat (4) Undang-Undang (UU) 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbata,s yaitu RUPS lainnya dapat diadakan setiap waktu berdasarkan kebutuhan untuk kepentingan perseroan. RUPSLB juga sekaligus menyetujui pengunduran diri Komisaris Geisz Chalifah. Jabatan tersebut kini diserahkan kepada eks Kepala BNPT Komjen (Purn) Suhardi Alius. Geisz yang dikenal sebagai loyalis Anies, memilih mundur untuk bisa ikut menjadi calon gubernur (cagub) DKI 2024.

Fitria menegaskan, proses pengangkatan dan pemberhentian komisaris PJAA sudah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dia meyakini, perubahan struktur itu berdampak baik bagi PJAA.

"Perubahan susunan Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk. dilaksanakan atas pertimbangan penyegaran dalam struktur organisasi perusahaan, pengangkatan Bapak Sofyan A Djalil dan Bapak Suhardi Alius diharapkan bisa memberikan energi baru untuk meningkatkan kapasitas dan nilai tambah Perseroan mendukung peningkatan kinerja secara menyeluruh," katanya. 

Sunday, January 28, 2024

HAIKAL HASSAN: PENDUKUNG ANIES LARANG SAYA MASUK MASJID

Pendakwah yang khas dengan logat Betawi, Haikal Hassan atau Babe Haikal mengaku kini dirinya dijauhi oleh umat Muslim hingga dikeluarkan dari keanggotaan di sejumlah masjid.

Menurutnya, hal ini terjadi pasca ia mengunggah ucapan terima kasih ke Capres 02 Prabowo Subianto yang rela menggadai sebagian tanahnya untuk kemenangan Anies Baswedan di Pilgub DKI Jakarta 2017 silam.

Adapun, ucapatan terima kasih tersebut disampaikan Babe Haikal melalui video ini lewat Instagram pribadinya pada Senin, 8 Januari 2024. Atau tepatnya sehari pasca berlangsung debat capres ketiga yang berlangsung Minggu, 7 Januari malam.

“Tau nggak setelah rame video itu, saya dicoret dari banyak anggota, ini ampe sekarang saya masih ribut ama orang yang ngata-ngatain. (Kata mereka) ‘babe mulai sekarang tidak lagi anggota ini, ini, ini’,” kata dia.

“Di masjid yang saya udah 7 tahun, 8 tahun, 10 tahun, 12 tahun saya ngajar tidak boleh datang lagi, gila, ini serius,” ungkap Haikal di YouTube Deddy Corbuzier dilihat Kamis, 18 Januari 2024.

Lebih lanjut, Babe Haikal mengungkap ada satu masjid di wilayah Jakarta Timur yang sangat menjauhinya. Bahkan, para pengurus di masjid tersebut sampai mengancam bakal keluar jika Haikal datang ke sana.

“Ada (pengurus) masjid di Jakarta Timur bilang gini ‘kalau sampe ada Haikal di sini, kami keluar’ gitu,” imbuhnya.

Ihwal perseteruan ini, Babe Haikal ogah menanggapinya lebih jauh. Dia memilih fokus untuk mengingatkan agar Pemilu 2024 ini berjalan damai tanpa saling serang satu sama lain.

“Ini tuh stupid gitu loh, yang saya lakukan cuma mengingatkan, jangan serang-serangan dong,” kata dia.

“Yaudah deh, kalau kita tanggepin nanti kita terdegradasi dengan kebodohan ini,” pungkas Haikal. 

KETUA DPRD DKI: PROGRAM RUMAH DP 0 RUPIAH ANIES BASWEDAN TAK RASIONAL

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyatakan program mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan perihal rumah dengan uang muka atau down payment (DP) 0 Rupiah tidak rasional.

Hal tersebut disampaikan Prasetyo saat dihadirkan tim jaksa KPK sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, tahun 2018-2019, Senin (22/1).

Prasetyo bersaksi untuk terdakwa Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya periode 2016-2021 Yoory Corneles Pinontoan dan kawan-kawan.

"Buat fraksi kami, PDI Perjuangan, kok pada saat itu tidak rasional rumah DP 0 Rupiah. Dasarnya dari mana, dasarnya apa?" ujar Prasetyo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (22/1).

Prasetyo mengatakan fraksi PDIP tidak setuju dengan penambahan modal daerah dari APBD DKI Jakarta untuk program yang digarap oleh Perumda Pembangunan Sarana Jaya tersebut.

Meskipun begitu, dengan segala pro dan kontra, DPRD DKI Jakarta para akhirnya tetap menyetujui anggaran rumah DP 0 Rupiah dengan nilai Rp935.997.229.164 (Rp935 miliar). Menurut Prasetyo, persetujuan dimaksud dengan catatan.

"Apa catatannya?" tanya jaksa KPK.

"Saya lupa, sudah lama sekali. Salah satunya kita [fraksi PDIP] di dalam pembahasan DP 0 Rupiah kita menolak," terang Prasetyo.

Menurut Prasetyo, program Anies tersebut tidak jauh berbeda dengan program rumah susun yang dilakukan pemimpin DKI sebelumnya. Hanya saja, program DP 0 Rupiah dinilai tidak rasional untuk warga Jakarta.

"Sebetulnya untuk rumah susun berhasil, rumah DP 0 Rupiah tidak berhasil?" tanya jaksa KPK.

"Kalau DP 0 Rupiah itu kan harus ada turunannya, berapa gaji kamu? berapa kemampuan kamu? semuanya kan harus rasional," jawab Prasetyo.

"Rumah DP 0 Rupiah terlaksana enggak?" lanjut jaksa lagi.

"Yang saya lihat sih enggak pak, enggak terjadi sampai sekarang," jawab Prasetyo.

"Padahal sudah dikucurkan Rp900 miliar? Itu uangnya setahu saksi ke mana?" tanya jaksa.

"Saya enggak ngerti pak," tutur Prasetyo.

Yoory didakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp256.030.646.000 (Rp256 miliar) terkait pengadaan tanah di Pulogebang oleh Perumda Pembangunan Sarana Jaya Tahun 2018-2019.

Ia disebut melakukan korupsi bersama-sama dengan pemilik manfaat PT Adonara Propertindo Rudy Hartono Iskandar dan Direktur Operasional Tommy Adrian. Yoory disebut memperoleh keuntungan Rp31,8 miliar, sementara Rudy sejumlah Rp224 miliar.

"Bahwa akibat perbuatan terdakwa Yoory Corneles bersama-sama dengan Tommy Adrian dan Rudy Hartono Iskandar terkait jual beli tanah Pulogebang dengan SHGB nomor 04663, SHGB nomor 04662, SHGB nomor 04646, SHGB nomor 04645 dan SHGB nomor 04644 serta SHGB nomor 04643 tersebut telah memperkaya terdakwa Yoory Corneles sejumlah Rp31.817.379.000 dan Rudy Hartono Iskandar selaku pemilik manfaat (beneficial owner) PT Adonara Propertindo sejumlah Rp 224.213.267.000 atau setidak-tidaknya sekira jumlah tersebut," kata jaksa KPK dalam surat dakwaannya.

Sebelumnya, pada Selasa, 19 Desember 2023, Yoory dituntut dengan pidana enam tahun penjara dan denda Rp750 juta subsider enam bulan kurungan atas kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur. 

KOALISI BARISAN SAKIT HATI ANIES DAN TOM LEMBONG

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyindir Mantan Kepala BKPM Tom Lembong karena dirinya mendapatkan warisan investasi mangkrak sebesar Rp 708 triliun. Sebelumnya, Tom Lembong menjabat sebagai Kepala BKPM pada periode Kabinet Indonesia Maju tahun 2016-2019.

"Saya masuk di BKPM bulan Oktober 2019, saya diwariskan oleh pemimpin terdahulu saya dengan investasi mangkrak Rp 708 triliun," ucap Bahlil dalam Konferensi Pers di Kantor BKPM Jakarta, Rabu (24/1/2024).

Namun menurut Bahlil, investasi mangkrak tersebut mampu diatasinya hanya dalam waktu kurang dari 3 tahun.

"Alhamdulillah dalam kurun waktu tidak lebih dari 3 tahun, investasi mangkrak bisa eksekusi Rp 558,7 triliun atau 78,9 persen," imbuh Bahlil.

Sedangkan sisa investasi mangkrak sekitar Rp 149,3 triliun tidak bisa diselesaikan karena adanya Pandemi Covid-19 dan kondisi internal perusahaan investor sehingga mereka menarik diri.

Bahlil juga memberikan contoh tiga investasi mangkrak yang berhasil diselesaikannya, sehingga mampu berkontribusi dalam Rp 558,7 triliun tersebut. Pertama adalah PT Lotte Chemical Indonesia di Cilegon Banten yang mangkrak sekitar 4-5 tahun dengan investasi hampir Rp 60 triliun.

"Pemimpin saya terdahulu tidak bisa menyelesaikan ini, karena memang ilmu lapangan tidak ada sekolahnya di Harvard, apalagi menyelesaikan masalah pemain-pemain lapangan," sindir Bahlil.

Kedua adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata atau PLTS terbesar di Asia Tenggara yang mangkrak 5 tahun, dan ketiga adalah pabrik semen di Kalimantan Timur. 

ANIES BERLAGAK OPOSISI TAPI PARTAI PENGUSUNG DAN PENDUKUNG MASIH DUDUK MANIS DI KABINET JOKOWI

Menjelang pemilu yang semakin dekat publik disuguhkan berbagai macam kegiatan politik yang menggelitik. Mulai dari masa kampanye, adu argumen dari para pendukung capres-cawapres serta yang paling menarik adalah debat capres.

Selasa malam kemarin, debat capres dilaksanakan untuk pertama kalinya di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Debat ini melibatkan 3 capres yang akan bertarung di pilpres 2024 yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Dari segian banyak sesi menarik ada sebuah best moment dimana Anies menyerang Prabowo hingga kelimpungan dan tampak terpancing emosi. Anies menyatakan bila Prabowo pernah mengatakan bila oposisi kesulitan untuk berbisnis.

Menurut Anies jadi oposisi itu bukan sekedar masalah bisnis, kekuasaan dan uang tapi masalah kehormatan. Dan Anies mengatakan Prabowo merupakan tokoh yang tidak tahan jadi oposisi.

Serangan ini cukup memalukan bagi Prabowo mengingat keputusannya di tahun 2019. Setelah pilpres yang sangat sengit berakhir Prabowo memutuskan untuk bergabung dengan Jokowi serta menerima tawaran posisi 2 menteri di kabinet.

Banyak pihak yang beranggapan bila Prabowo gabung Jokowi, semata hanya ingin mendapat jabatan dan kekuasaan. Prabowo dinilai sudah bosan jadi oposisi.

Pernyataan Anies pada debat capres kemarin mempermalukan Prabowo sebagai pihak yang dianggap tidak tahan jadi oposisi. Rupanya hal ini membuat para pendukung Prabowo berang.

Fahri Hamzah yang merupakan elit Partai Gelora berusaha membalikan keadaan dengan satir yang menohok.

Capres nomor urut 1 Anies Baswedan dikabarkan akan menggelar pengumuman pengunduran diri menteri-menteri NasDem dan PKB dari kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Rumor tersebut diungkapkan Waketum Partai Gelora sekaligus Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, Fahri Hamzah.

Melalui akun X-nya, Fahri Hamzah mengatakan mendapat informasi bahwa menteri-menteri dari parpol pendukung Anies itu akan mengundurkan diri dari kabinet. Fahri menyebut, pengunduran diri ini bagian dari penegasan Anies soal sikap oposisi.

"Baru mendengar kabar baik bagi demokrasi kita bahwa calon presiden nomor 1 akan mengumumkan bahwa seluruh partai pendukungnya akan mundur dari kabinet pekan ini. Katanya ini dalam rangka memantapkan posisi sebagai oposisi di Pemilu nanti. (Info ini perlu ditanyakan kepada yang bersangkutan)," cuit Fahri.

Cuitan Fahri ini tentu saja hanya cara untuk menyerang balik Anies. Fahri seolah ingin memberitahukan kepada publik bahwa Anies sebenarnya bukan oposisi murni. Karena dua partai yang mendukungnya jadi capres, yakni PKB dan Partai Nasdem merupakan partai pendukung pemerintah saat ini.

PKB mempunyai 2 menteri dan Nasdem menyisakan 1 menteri setelah sebelumnya 3 menteri. Adanya kader PKB dan Nasdem jadi menteri di kabinet Jokowi, merupakan fakta tak terbantahkan bila Anies didukung oleh parpol pendukung pemerintah.

Jadi sebenarnya Anies pun tidak oposisi banget sih. Dengan cuitannya Fahri berhasil mempermalukan Anies pake banget. 

ANIES SERANG PRABOWO SECARA PRIBADI, DENDAM LAMA?

Debat atau diskusi biasa dilaksanakan di negara demokrasi seperti Indonesia. Diskusi dilaksanakan demi memberikan edukasi kepada orang yang mengikuti diskusi. Selain itu bisa menambah wawasan para peserta diskusi itu sendiri.

Tapi diskusi yang berisi perdebatan bisa membuat panas situasi, apalagi bila berkaitan dengan politik. Indonesia sedang memasuki tahun politik yang cukup menegangkan, sehingga semua pihak harus saling menahan diri agar tidak terjadi kerusuhan.

Tahapan pemilu sudah memasuki waktu kampanye. Salah satu metode kampanye adalah debat capres. Nah debat capres ini ternyata ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia agar mereka bisa mengetahui sejauhmana kualitas para calon pemimpin bangsa.

Debat Capres yang telah dilaksanakan pada Selasa 12 Desember 2024 kemarin, menyisakan cerita tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Salah satu hal yang menjadi sorotan publik ialah perseteruan antara capres Anies Baswedan dan Prabowo Subianto soal ketahanan capres nomor urut 2 menjadi oposisi.

Dalam debat tersebut Anies nampak gencar melakukan serangan kepada capres Prabowo, sehingga membuat Prabowo sepertinya gusar dan kesal. Tersebar reaksi dari Prabowo melakukan gerakan kecil serta menjulurkan lidah kearah audiens seolah merespon argumentasi dari Anies dengan meledek.

Bahkan beredar video yang dinilai bocor di medsos. Prabowo dihadapan ribuan kadernya menyatakan kata “ndasmu etik”. Perkataan ini diduga ekspresi kekesalan Prabowo terhadap Anies Baswedan ketika debat capres Selasa lalu.

Kekesalan Prabowo bermula ketika Anies melakukan serangan kepada capres Prabowo, yang beranggapan bahwa Prabowo tidak tahan menjadi oposisi. Anies juga menyinggung pernyataan dari Prabowo yang mengatakan bahwa bisnisnya tidak berjalan karena tidak berkuasa di pemerintahan.

Serangan Anies ini mungkin dirasa Prabowo sebagai serangan secara individu. Apabila serangan yng dilakukan berupa konsep, ide dan gagasan, kemungkinan besar tidak akan ada yang "baper".

Karena serangan Anies ini Prabowo jadi julid sehingga mengeluarkan pernyataan ‘etik ndasmu’ diharapan para pendukungnya. Walaupun oleh jubirnya dinyatakan hanya bercanda, tapi publik pasti tahu bahwa diksi dari Prabowo ini mengandung kekesalan bahkan kemarahan.

Saat ini Anies memang berada di pihak oposisi, selama ini Anies diidentikan sebagai antitesis dari Presiden Jokowi. Selain itu Anies bukanlah kader partai politik manapun, sehingga ketika berbicara tidak terbenani oleh kebijakan parpol dan penguasa.

Tetapi perlu diingat jika dua partai pendukungnya yakni PKB dan Partai Nasdem merupakan partai politik pendukung pemerintahan Presiden Jokowi. Jadi sebenarnya Anies pun tidak berada diposisi sebagai oposisi murni. Masih tercampur dengan penguasan saat ini.

Andai saja Prabowo bisa segera menemukan argumen ini dan balik menyerang Anies, mungkin mantan Gubernur DKI Jakarta ini akan mati kutu. 

Saturday, January 27, 2024

CAK IMIN VS LUHUT! ADU KEPENTINGAN NEGARA, POLITIK ATAU KEPENTINGAN PRIBADI ???

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan merespons Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang menerima tantangan membuktikan tuduhan hilirisasi Presiden Joko Widodo ugal-ugalan.

"Jangan terus cepat berburuk sangka atau tidak mengerti latar belakangnya, terus berkomentar, seperti yang bilang ugal-ugalan. Ya sudah pergi saja sana dia (Muhaimin) lihat," ucap Luhut di Kemenko Marves, Jakarta Pusat.

"Kalau dia bilang, Muhaimin mau ketemu saya, dia ada nomor telepon saya. Telepon aja, kapan. Pergi dia sana," imbuhnya.

Luhut mengklaim ia banyak mendapatkan komentar positif dari warga Indonesia yang di daerahnya terjadi proses hilirisasi. Dua daerah tersebut adalah Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

Orang kepercayaan Jokowi itu sebelumnya memang menantang Cak Imin untuk membuktikan tuduhan hilirisasi industri ugal-ugalan. Tudingan Imin disampaikan dalam debat Pilpres 2024.

Menurut pasangan Anies Baswedan itu, hilirisasi tak memberi nilai tambah bagi negara karena dua hal. Pertama, ada mafia. Alasan kedua, adalah tambang ilegal.

"Siap saja (bertemu Luhut). Kita tiap saat bisa ngecek antara apa ya bahasa NU-nya, mudarat dan manfaatnya," ucap Cak Imin seusai bertemu pembudidaya ikan air tawar di Tulungagung, Jawa Timur.

"Begitu juga lihat di Kalsel, batu bara, apakah rakyat menikmati? Cek, ayo kita cek," sambungnya. 

CALEG PENGUSUNG ANIES MUHAIMIN PUTUS ALIRAN AIR WARGA KARENA BEDA PILIHAN DUKUNGAN

Akibat beda dukungan pada pemilihan calon anggota DPR RI, aliran air ke rumah salah seorang warga di putus oleh tim sukses. Kondisi mempriha...