Saturday, December 2, 2023

CAK IMIN ASIK NONTON COLDPLAY, DISAAT RIBUAN UMAT DEMO TOLAK KONSERNYA DI JAKARTA


Konser Coldplay sudah berlangsung beberapa hari lalu ya. Yang tersisa hanya berita-berita penipuan tiketnya. Namun ada satu berita yang sepertinya luput dari perhatian publik pengamat politik ya. Ternyata Cak Imin jadi satu-satunya politisi figur publik yang ketahuan nonton konser Coldplay, dan jadi berita media Sumber. Kalau saya google, sebenarnya cukup banyak media yang memberitakannya. Namun entah kenapa, berita ini tidak jadi heboh ya. Saya cek di Youtube, tidak ada juga pengamat yang membicarakannya. Entah karena tidak menarik dari segi berita, atau memang tidak ada yang menarik dari diri Cak Imin, walaupun dia adalah cawapres di pasangan capres nomor urut 1.

Konser Coldplay itu kan mengalami penolakan dari kelompok 212, Novel Bamukmin dan kawan-kawannya. Ancaman dari mereka ini banyak juga. Seperti, mengancam akan mengepung bandara ketika grup Coldplay itu datang, mengancam akan mengepung hotel tempat Coldplay menginap, mengancam akan melakukan aksi besar-besaran Sumber. Bahkan sampai akan melaporkan Menko Polhukam Mahfud MD ke Mabes Polri dengan tuduhan provokasi. Karena menurut mereka Menko Polhukam merupakan tokoh kunci yang menentukan boleh tidaknya Coldplay menggelar konser di Indonesia. Novel Bamukmin dan teman-temannya ini juga mengancam akan membakar dan merobohkan panggung konser Coldplay Sumber.

Tentunya sekarang kan kita tahu dan lihat buktinya, bahwa ancaman-ancaman itu hanya omong doang. Hanya di bagian demo-nya saja yang kesampaian. Sisanya, gak ada yang sampai kejadian kok. Mengepung bandara saja gak kesampaian. Lha wong Coldplay dengan santai ternyata tahu-tahu sudah datang aja di Jakarta. Mereka datang memakai pesawat jet pribadi di Bandara Halim Sumber. Gak ada yang demo tuh.

Apakah karena Cak Imin menonton konser, sehingga menyebabkan ancaman-ancaman terhadap konser Coldplay itu yang malah dibatalkan. Jadi bukan konsernya yang dibatalkan tapi ancaman-ancamannya yang dibatalkan. Ini dilihat dari perubahan yang terjadi dari postingan di medsos oleh salah satu aktivis 212. Awalnya menuntut batalkan konser Coldplay. Tapi kemudian berubah.

Makanya saya pun menduga bahwa kelompok 212 yang awalnya garang gak ketulungan ini, sampai main ancam-ancam mau perang, akhirnya membatasi aksinya sendiri, gara-gara Cak Imin ternyata nonton konser yang mereka minta batalkan itu hehehe... Kegiatan Cak Imin menonton konser Coldplay bahkan disebarkan sendiri oleh Cak Imin lewat akun media sosialnya Sumber. Cak Imin bahkan memberikan komentar yang sangat positif terhadap konser Coldplay. Memberikan pujian bahwa konser itu seru dan kelas dunia. Waduh, cak, padahal PA212 yang dikenal sebagai pendukung Anies, malah lagi demo di sana. Gak bahaya tha?

Kegiatan Cak Imin menonton konser Coldplay tentu tidak lepas dari komentar miring para pendukung Anies. Misalnya ada netizen yang mengaku sebagai pendukung fanatik pasangan Anies-Imin, mempertanyakan kenapa sampai Cak Imin menonton konser itu. Bahkan ada juga netizen lain yang mengaku gak jadi nyoblos pasangan Anies-Imin, karena ternyata mendukung Coldplay yang mengkampanyekan LGBT Sumber.

Para pendukung pasangan Anies-Imin pasti dalam kondisi bingung ini. Lebih bingung lagi yang sudah mau meratakan panggung konser Coldplay. Sudah siap-siap untuk menyerbu, membakar dan merobohkan panggung konser Coldplay. Sesuai dengan ancaman yang dikeluarkan sebelumnya. Hehehe.. Udah kayak lawak gak sih? Sumber. Semua ancaman berantakan gara-gara Cak Imin nih. Kita pun akhirnya menyaksikan bahwa kekuatan politik itu lebih besar ketimbang kekuatan massa 212. Karena, kalau partainya Cak Imin melepas dukungan dari Anies, ya bubar lah kan itu koalisi. Potensi ancaman bubarnya koalisi pengusung Anies jauh lebih mengerikan bagi mereka, ketimbang perjuangan mereka sendiri menuntut pembatalan konser Coldplay hehehe... 

MANGKRAK! ITULAH NASIB IKN NUSANTARA JIKA ANIES MENANG PILPRES

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini sukses melewati jalan terjal menuju pilpres 2024. Beberapa waktu kebelakang, Anies pernah diprediksi tidak akan mendapat jatah tiket pilpres karena bukan kader partai. Sampai berani taruhan mobil Alphard segala. Ternyata prediksi tersebut salah, Anies sudah terdaftar di KPU sebagai peserta pilpres 2024.

Anies Baswedan yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar (Cak Imin), dianggap oposisi dari pemerintahan Presiden Jokowi, sebagaimana Anies yang dianggap antitesis Jokowi. Walaupun 2 parpol pendukung Anies merupakan parpol anggota kabinet Presiden Jokowi.

Salah satu hal yang paling disorot terkait Anies adalah masalah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Presiden Jokowi berambisi untuk memindahkan Ibu Kota dari Jakarta ke Nusantara yang terletak di Kalimantan Timur.

Anies menyebut pembangunan IKN tidak akan menghasilkan pemerataan tapi justru ketimpangan. Jika tujuannya memeratakan Indonesia, maka yang harus dilakukan yakni membangun kota kecil menjadi menengah dan menengah menjadi besar di Indonesia.

Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) mengabaikan pembangunan ibu kota negara (IKN). Proyek ambisius Presiden Jokowi itu tak tercantum dalam 148 halaman visi-misi AMIN.

Meski begitu, sejauh ini, baik Anies, Muhaimin, maupun partai-partai pengusungnya, enggan menyatakan gamblang ‘menolak’ atau ‘menghentikan’ pembangunan IKN Nusantara.

Bagaimana nasib IKN bila AMIN menang pilpres 2024?

Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies-Muhaimin menyatakan kelanjutan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) perlu mendengar aspirasi dari masyarakat. Co-Captain Timnas Anies-Muhaimin, Thomas Lembong mengatakan akan membuka diskusi publik mengenai IKN apabila keduanya terpilih. Diskusi ini guna mendengarkan suara masyarakat.

Diskusi publik ini saya kira tidak bisa dianggap mewakili keinginan seluruh masyarakat Indonesia. Diskusi ini hanya mewakili sebagian amat kecil masyarakat Indonesia. Bila memang benar-benar ingin mendengar aspirasi publik harus melalui voting.

Voting ini harus melibatkan seluruh atau setidaknya mayoritas masyarakat Indonesia. Mekanismenya akan ribet dan menelan biaya yang sangat besar. Karena prosesnya akan seperti pemilihan umum. Super ribet hanya untuk menentukan pembangunan IKN jadi tidaknya padahal sedang berjalan.

Bagaimana diskusi publik bisa digelar ketika proyek IKN sudah berjalan. Lalu apa manfaat dari hasil diskusi publik tersebut apabila proyek IKN itu terus berlanjut. Tidak mungkin jalan dua-duanya, konsultasi publik itu sesuatu yang sulit.

Penyetopan pembangunan IKN akan sulit untuk dilakukan. Pertama banyak masyarakat yang menyetujui hal tersebut, apalagi warga masyarakat di pulau Kalimantan. Kedua, jauh hari Jokowi sudah menguncinya dengan UU 3/2022 tentang IKN. Ketiga, sangat sayang karena biaya yang sudah dikeluarkan begitu banyak terkait proses pembangunan IKN. 

Friday, December 1, 2023

ANIES TOLAK IKN SAMA DENGAN MENGHINA WARGA KALIMANTAN

Arya Sinulingga mengatakan sudah waktunya membalas apa yang sudah diberikan Kalimantan untuk Indonesia. Kontribusi Kalimantan untuk Indonesia sudah sangat besar.

Hal ini disampaikan Arya menanggapi pernyataan Anies Baswedan, yang mengkritik rencana pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan.   Dalam narasinya, Anies menyebut anggaran untuk IKN jika dipakai untuk membangun puskesmas maka seluruh kelurahan yang belum ada puskesmas akan ada. Jika dipakai untuk kesejahteraan polisi atau tentara maka akan meningkat.

Arya mengingatkan besarnya kontribusi yang diberikan Kalimantan untuk Indonesia. Dijelaskannya, ekspor batubara di Kalimantan Timur mencapai hampir Rp.100 triliun.

Kontribusi ini, lanjutnya, baru dari Kalimantan Timur belum Kalimantan secara keseluruhan. “Kalau cuma Rp.600 triliun (untuk pembangunan ibu kota baru), itu kecil dibanding kontribusi Kalimantan,” papar Juru Bicara BUMN ini.

Dikatakannya, sudah waktunya bandul pembangunan dipindah ke Kalimantan. Sebab sumber daya alam yang dikeruk dari Kalimantan sudah memberikan kontribusi besar untuk Indonesia.

Menurut Arya, saat ini, semua pembangunan tercentral di Jawa. Sehingga banyak fenomena anak-anak muda terbaik di luar Jawa justru merantau ke Jawa. “Akibatnya kalaupun dikasih pembangunan pun orang-orang terbaiknya pergi ke Jawa,” kata Arya.

Dengan kondisi seperti itu, menurut Arya, sudah waktunya bandul pemerintahan pindah ke Kalimantan. “Biar kacamata pembangunan sekarang pindah ke Kalimantan,” kata dia. 

ANIES SUDAH BUKTIKAN BAHWA DIRINYA GAGAL

Pegiat media sosial Rinny Budoyo mengungkapkan 4 proyek solusi banjir di DKI Jakarta yang gagal diselesaikan bakal capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan saat menjabat gubernur.

Rinny mengatakan selama Anies Baswedan memimpin DKI Jakarta banyak pekerjaan rumah yang gagal dituntaskan sampai akhir, salah satunya solusi untuk banjir, yaitu proyek Sodetan Ciliwung.

"Sodetan Cliwung bukan satu-satunya solusi banjir Jakarta, banyak pekerjaan rumah lain yang mesti dilakukan tapi hampir semuanya nggak ada yang beres dikerjakan selama era kepemimpinan Anies Baswedan," ucapnya.

Kemudian berdasarkan keterangan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Anies gagal mengerjakan sejumlah proyek untuk mengatasi banjir, seperti Sodetan Ciliwung, Pembangunan Tanggul Penahanan Banjir Rob di Jakarta Utara, Proyek Pompa Air Ancol-Sentiong, dan Normalisasi 13 Sungai.

"Maka Basuki Hadi Muljono Menteri PUPR kita yang sangat gesit itu dia dengan lantang membeberkan pekerjaan-pekerjaan rumah yang gagal diselesaikan oleh Anies Baswedan," ujarnya dikutip WE NewsWorthy dari YouTube 2045 TV, Senin (7/8).

"Selain masalah sodetan Ciliwung, menurut pak Basuki proyek-proyek lainnya itu diantaranya ada pembangunan tanggul penahan banjir rob di Jakarta Utara, kemudian ada proyek pompa air Ancol-Sentiong dan yang terpenting ada program normalisasi 13 sungai," sambungnya.

Padahal dana untuk proyek-proyek tersebut bisa dianggarkan pemerintah pusat sejak tahun 2015, namun menurut Basuki permasalahan terletak pada PR Pemprov DKI Jakarta.

"Menurut pak Basuki nih ya, menurut dia dana buat semua proyek-proyek tersebut sebetulnya bisa dianggarkan pemerintah pusat sejak tahun 2015, tapi masalahnya ini nggak jadi dianggarkan karena pekerjaan rumah Pemprov DKI Jakarta belum selesai, terutama yang terkait soal pembebasan lahan," tandasnya. 

ANIES HANYA PINTAR BERKATA-KATA, RAKYAT BUTUH KERJA NYATA

Bagi kubu yang berseberangan atau para pembencinya, Anies Baswedan kerap disebut sebagai pemimpin yang hanya pandai menata kata saja tanpa bisa bekerja.

Mengenai hal ini, salah seorang Pemuka Agama kristen, Pendeta Shepard Supit blak-blakan mengungkapkan pandangannya terhadap sosok Anies dan tudingan miring “Pemimpin Kata-kata”. Ia menjelaskan bahwa dalam bekerja Anies selalu melalui 3 proses yang dinilai penting dilakukan.

“Konsep Pak Anies dalam suatu pekerjaan itu selalu dimulai dari gagasan, ke narasi, dan diwujudkan dalam karya, itu satu paket dari konsep Pak Anies,” ujar Pendeta Supit saat bincang bersama pemerhati pendidikan, Indra Charismiadji di kanal Youtube LAMAN TV, dikutip Minggu (12/3/23).

Karenanya, Pendeta Supit mengaku heran dan bingung apabila Anies dianggap tak bisa bekerja hanya karena Anies menunjukkan kemampuan berkomunikasinya.

Menurutnya, penyampaian gagasan sangat penting dilakukan dalam melaksanakan sebuah program kerja.

“Pertanyaan saya begini, Kalau dia punya konsep gagasan, dia pasti sampaikan atau narasikan hal itu, nggak mungkin mengatakan sesuatu yang dia sendiri tidak tahu, jadi bagaimana bisa ngomong kalau tidak ada gagasan dan tidak tahu apa yang dikatakan,” jelasnya.

Menurut Pendeta Supit, sangat tidak masuk akal apabila Anies dianggap hanya bisa menata kata dan tak bisa bekerja.

“Saya rasa nonsense (Omong Kosong) juga lah orang kalau bilang Pak Anies hanya tahu berkata-kata,”

“Memang dia seorang cendekiawan, punya penampilan sopan dan baik berkata-kata tetapi itu dia katakan dari hasil gagasan yang dia peroleh dan itu dia renungkan dan diolah dengan tim, dan itu sesuatu kebutuhan dan kemudian dia narasikan ide itu, karena ide mesti dikomunikasikan kalau nggak bagaimana mau menimbulkan partisipasi orang saat bekerja sementara Pak Anies selalu mengedepankan prinsip kolaborasi,” jelasnya. 

ANIES ANTI INDONESIASENTRIS! CAPRES ANIES BASWEDAN PASTIKAN TAK AKAN LANJUTKAN PROYEK IKN NUSANTARA

Calon presiden Anies Baswedan dan calon wakil presiden Muhaimin Iskandar tidak menyinggung keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara dalam Visi, Misi, dan Program Kerjanya.

Dalam dokumen Visi, Misi, dan Program Kerja Indonesia Adil Makmur untuk Semua, keduanya memang memuat program pembangunan di Kalimantan yang mereka canangkan dalam bentuk agenda strategis 8 sayap kemajuan atau 8 kawasan.

Namun, tak ada bahasan terkait IKN. Mereka hanya memetakan bahwa pembangunan kawasan Kalimantan sebagai tonggak ekonomi hijau, beranda Indonesia yang maju dan asri.

"Untuk mengurangi ketimpangan antar wilayah dan memastikan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dengan memenuhi prinsip keadilan dan keberlanjutan, maka setiap kawasan yang ada di Indonesia harus didorong untuk memaksimalkan perannya sebagai sayap kemajuan," dikutip dari dokumen visi, misi dan program kerja mereka, Selasa (24/10/2023).

Setidaknya ada 9 program pembangunan kawasan Kalimantan yang keduanya rancang, yaitu menjadikan Kalimantan sebagai contoh dunia dalam penerapan ekonomi hijau termasuk melalui insentif bagi yang menjaga hutan, hingga reforestasi.

Lalu, menjadikan Kalimantan sebagai lumbung energi terbarukan melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, pemanfaatan sawit untuk PLTBm (biomassa), hingga pengembangan PLTS.

Selain itu, memastikan bagi seluruh kota dan desa teraliri listrik, terhubung internet, tersedia air bersih dan sanitasi, bahan pokok terjangkau, fasilitas kesehatan dan pendidikan dekat, termasuk pada daerah perbatasan di wilayah Kalimantan.

Melibatkan masyarakat lokal dalam tiap tahap pembangunan dan menguatkan pengakuan hak ulayat masyarakat adat, serta memastikan hak masyarakat lokal dalam pengelolaan SDA, misalnya dalam sektor pertambangan maupun perkebunan.

Keduanya juga berjanji untuk mencetak lapangan kerja dengan membangun pabrik industri padat karya seperti tekstil dan furnitur, pabrik inovasi tinggi misalnya petrokimia dan bioteknologi, serta pabrik industrialisasi komoditas unggulan, termasuk kelapa sawit, kakao, dan hasil hutan yang berjalan dengan prinsip ESG (Environmental Social Governance).

Selain itu, mewujudkan pembangunan infrastruktur kereta yang mengalungi Kalimantan, dengan penahapan yang optimal, serta memastikan transportasi udara, darat, dan air (sungai dan laut) yang terjangkau dan saling terhubung.

"Memastikan perbaikan kerusakan lingkungan, utamanya deforestasi, pencemaran limbah tambang/industri, kebakaran hutan, dan pengelolaan lahan gambut," tegas Anies-Muhaimin.

Berbeda dengan kontestan Capres dan Cawapres pesaingnya, yakni Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, pembangunan IKN mereka tegaskan dalam dokumen visi dan misinya. Mereka bahkan memastikan percepatan pembangunan IKN sebagai bentuk komitmen melanjutkan pembangunan IKN secara bertahap hingga IKN menjadi titik keseimbangan baru keadilan pembangunan sekaligus simbol Indonesia yang futuristik.

Pada saat Rakernas XVI APEKSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (13/7/2023), Anies sempat memberikan komentar terkait komitmennya terhadap pembangunan IKN yang dilaksanakan pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Tapi, Anies tidak langsung menjawab secara jelas dan detail soal proyek IKN. Dia lebih memilih menjawabnya dengan kata-kata kias.

Anies menegaskan apabila proyek IKN memiliki perencanaan yang baik dan berdampak bagi masyarakat Indonesia pasti akan jalan terus. Berbeda apabila justru sebaliknya. Pada kesempatan itu Anies bingung kenapa soal IKN selalu dipertanyakan.

"Jadi saya melihat bila ini rencana yang baik ya pasti jalan terus, pasti jalan terus tetapi kalau ini masalah, kadang-kadang saya heran kenapa sering ditanyakan ya apakah ada masalah ya sebetulnya? lho iya kan," ucapnya.

"Kok saya gak ditanyain bagaimana dengan pangan murah betul gak, bagaimana dengan subsidi BBM lho kok itu gak pernah ditanyakan. Tapi kok IKN selalu ditanyakan ya apa sebenarnya dalam alam bawah sadar kita ada pertanyaan sesungguhnya. Cukup sampai di situ jawaban saya," tegas Anies. 

DP 0 GAGAL TOTAL! ANIES MASIH BERANI SAMPAIKAN GAGASAN KREDIT RUMAH

Politikus Ferdinand Hutahaean merasa calon presiden (capres) nomor urut satu dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan membuat darah tinggi rakyat naik dengan pembahasan kredit rumah dan kendaraan.

Pasalnya menurut Ferdinand, Anies Baswedan seharusnya tidak heran kredit rumah lebih sulit daripada kendaraan, lantaran mobil dan motor lebih mudah untuk dijual daripada hunian, karenanya kreditnya pun lebih tidak sulit diberikan.

"Duhhh Tuhan, yang begini bikin darah tinggi rakyat naik. Ya iyalah lebih sulit. Kendaraan bermotor itu lebih mudah dijual daripada rumah makanya lebih mudah kreditnya dan gampang ditarik kalau macet," ucapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Rabu (29/11).

Sebelumnya, calon presiden (capres) nomor urut satu Anies Baswedan mengaku heran dengan masyarakat yang lebih mudah membeli kendaraan dengan cara dicicil atau kredit daripada membeli rumah.

Anies menilai fenomena kemudahan mencicil kendaraan daripada rumah menjadi bukti ketidakadilan yang dialami masyarakat untuk memiliki hunian.

"Ada yang tidak adil di sini. Kalau mau kredit motor mudahnya luar biasa, kalau mau beli mobil mudahnya luar biasa. Sementara kalau mau beli rumah sulit," kata Anies di GOR Laga Tangkas Pakansari, Kabupaten Bogor, Selasa (28/11) dikutip dari CNN Indonesia.

Menurutnya, hal tersebut segarusnya tidak terjadi karena kendaraan merupakan aset yang selalu mengalami penurunan nilai, sedangkan rumah sebaliknya.

"Kenapa orang Indonesia tidak boleh punya aset yang harganya naik terus? Kenapa orang dimudahkan punya aset yang harganya turun?" sambungnya.

Ia pun mempertanyakan kapan masyarakat bisa memiliki rumah jika ketidakadilan terus terjadi dan tidak dilakukan perubahan. "Di Bogor banyak yang sudah tinggal di Bogor eh masih ngontrak. Di Jakarta ngontrak di Bogor ngontrak. Terus kapan punya rumahnya?" tutur Anies. 

CALEG PENGUSUNG ANIES MUHAIMIN PUTUS ALIRAN AIR WARGA KARENA BEDA PILIHAN DUKUNGAN

Akibat beda dukungan pada pemilihan calon anggota DPR RI, aliran air ke rumah salah seorang warga di putus oleh tim sukses. Kondisi mempriha...